Cuplikan Chapter ini
Desir angin malam yang dipenuhi debu dan bau anyir darah mendadak berputar kencang menghantam dinding-dinding batu di luar gua persembunyian Di kancah pertempuran luar situasi berubah drastis dalam hitungan detik Pasukan elit Golongan Hitam yang tadinya menyerang dengan beringas kini mulai kocar-kacir terdesak mundur oleh perlawanan gigih dari kelompok Arka dan para sahabatnya Di barisan terdepan Fathan dan Galin baru saja berhasil melumpuhkan komandan lapangan musuh bertopi baja denga