Cuplikan Chapter ini
Malam yang tadinya diselimuti oleh keheningan mendadak pecah oleh suara alarm berderit nyaring dari puncak menara pengawas benteng utama musuh Langit yang dihiasi oleh bulan sepucat tulang belulang seolah ikut menyaksikan ketegangan yang membuncah di balik dinding-dinding batu kokoh tersebut Sesaat setelah melompat keluar melalui dinding timur ratusan panah beracun meluncur deras bagai hujan lebat dari atas benteng musuh membelah udara gelap dengan desingan tajam yang mematikanArka yang