Cuplikan Chapter ini
Gua batu di kedalaman Lembah Tengkorak itu terasa begitu kaku dan membeku Di luar angin malam buta meliuk-liuk liar memukul-mukul dinding tebing dengan deru menyeramkan yang menyerupai ratapan roh-roh penasaran Namun di dalam rongga gua yang sempit suasana justru sangat heningsejenis keheningan beracun yang mencekik leherBau amis darah hitam dan aroma busuk dari racun purba mengendap pekat di udara Di atas amben batu yang dingin Tera terbaring kaku Wajah gadis itu tak lagi memiliki