Cuplikan Chapter ini
Udara di dalam gua persembunyian darurat terasa begitu pengap dan menyesakkan dada dipenuhi oleh kepedihan yang merayap di setiap sudut ruangan Di atas alas jerami yang digelar di lantai batu Fathan dan Galin terbaring tak berdaya dengan wajah pucat pasi Racun purba dari bilah golok musuh telah menyebar ke sekujur aliran darah mereka membuat napas kedua pendekar tangguh itu terdengar begitu lemah dan terputus-putus Chafia dan Zahra sibuk meracik berbagai ramuan penawar racun di sudut ru