Cuplikan Chapter ini
Suasana di dalam gua tersembunyi itu masih diselimuti oleh keheningan yang mencekam diiringi suara rintik hujan yang mulai mereda di luar sana Tetesan air sesekali jatuh dari celah stalaktit menghantam permukaan batu dengan bunyi yang berirama konstan Di sudut ruangan yang remang-remang Arka terduduk bersandar kaku pada dinding batu wajahnya sepucat kertas dan napasnya nyaris tak terdengar setelah mengerahkan seluruh sisa tenaga dalam untuk menolak kutukan mautBeberapa saat kemudian s