Cuplikan Chapter ini
Angin malam yang berembus melintasi mulut Gua Teratai Hitam terasa begitu membekukan menembus celah-celah bebatuan dan membawa keheningan yang amat mencekam Di dalam ruangan batu yang lembap itu nyala lilin kecil bergetar lemah memancarkan cahaya temaram yang nyaris tenggelam oleh kegelapanDi atas pembaringan batu yang dingin tubuh Tera terbaring kaku Wajah gadis itu pucat pasi sementara warna kebiruan akibat racun purba kian meluas dari leher hingga ke pelipisnya Danu dan Rhea berdi