Cuplikan Chapter ini
Angin malam berembus dingin menyapu lereng Bukit Bayang Di balik rimba yang remang Azalia melompat ringan ke atas dahan pohon beringin tua menghilang ditelan kegelapan malam bersama bayangannya Langkah kakinya tak bersuara sama sekali saat mendarat di atas kayu berlumut Jubah bertudung kelam yang dikenakannya menyatu sempurna dengan keheningan hutan Dari ketinggian itu mata tajamnya menyapu lembah yang terhampar di bawahKeadaan aman di atas Risha bisik Azalia amat pelan suaranya