Cuplikan Chapter ini
Malam di Benteng Terakhir menyisakan hawa dingin yang menusuk tulang hingga ke relung dada Di dalam aula batu yang setengah runtuh akibat gempuran hari sebelumnya suasana terasa jauh lebih membekukan daripada cuaca di luar Kelompok yang dulunya dikenal sebagai benteng pertahanan terakhir dunia persilatan itu kini berada di ambang kehancuran total Bukan karena serangan musuh dari luar melainkan karena keretakan internal yang sudah tidak bisa ditutup-tutupi lagi Kelompok terpecah menjadi