Cuplikan Chapter ini
Malam di benteng utama Golongan Hitam berubah menjadi tempat paling sunyi dan menakutkan di muka bumi Di tengah puing-puing aula utama yang masih diselimuti sisa asap mesiu dan pendaran api biru dunia Arka mendadak berhenti berputar Di hadapannya Tera terbaring lemah di atas lantai batu marmer yang dingin bermandi genangan darah segar yang mengalir dari luka tusuk di dada kirinya Serangan mendadak dari para pengawal bayangan tadi menembus pertahanan Tera saat gadis itu mencoba melindung