Cuplikan Chapter ini
Suasana di dalam gua tersembunyi itu terasa jauh lebih hangat dibandingkan malam-malam sebelumnya Di sudut ruangan yang diterangi oleh nyala api unggun kecil Fathan tampak duduk bersila sambil mengatur pernapasan Luka di dadanya sudah mulai menutup berkat ramuan obat leluhur yang diracik khusus oleh Tera Di sebelah Fathan Galin meregangkan otot-otot lengannya perlahan mencoba merasakan kembali aliran tenaga dalam yang sempat surut drastis akibat hantaman tenaga hitam musuh di pos terdep