Cuplikan Chapter ini
Malam merangkak semakin larut menyisakan keheningan yang kian pekat di dalam gua tersembunyi di balik tirai air terjun Cahaya obor yang menempel di dinding batu memancarkan nyala kemerahan yang menari-nari di atas permukaan genangan air kecil menciptakan bayangan panjang yang meliuk-liuk di dinding gua Di sudut ruangan yang agak sunyi Arka duduk bersila seorang diri di atas batu datar menatap kosong ke arah bilah pedangnya yang tergeletak di pangkuannya Desir air terjun di luar terdeng