Cuplikan Chapter ini
Suasana di sisi barat lembah perbatasan tampak begitu sunyi diselimuti oleh kabut tebal yang merayap perlahan di antara dinding-dinding tebing batu karang yang menjulang tinggi Di balik bebatuan besar yang membentuk celah-celah menyerupai labirin alami Kamil Rafar and Yafid bersiap siaga dengan napas tertahan Mereka bertiga berdiri mengawasi jalur setapak berpasir yang menjadi satu-satunya akses utama menuju sektor barat tersebut Udara di tempat itu terasa begitu lembap dan dingin ber