Cuplikan Chapter ini
Suara lonceng perunggu yang memekakkan telinga tiba-tiba merobek kesunyian malam di Benteng Merah Suara itu berdering nyaring tanpa henti memantul di dinding-dinding batu tebal dan menciptakan gema yang menggetarkan dada siapa pun yang mendengarnya Alarm darurat telah berbunyi menandakan bahwa penyusupan mereka telah sepenuhnya terbongkarDi dalam aula utama benteng yang luas dan temaram udara mendadak berubah panas dan mencekam Dari balik pilar-pilar batu raksasa dan pintu-pintu rahasi