Cuplikan Chapter ini
Langit pagi di atas tanah kelahiran Rian membentang luas dihiasi gumpalan awan putih tipis yang berarak perlahan diterpa angin lembah Aroma khas jerami kering dan tanah basah menyambut penciuman tatkala mobil sedan tua yang dikemudikan Rian membelok memasuki gapura perbatasan desa Di kursi belakang Kirana yang kini telah berusia tujuh tahun mendengus takjub sambil menempelkan wajah mungilnya ke kaca jendela menatap hamparan sawah hijau bertingkat yang membentang sejauh mata memandang Di