Cuplikan Chapter ini
Langkah kaki Rian terasa begitu berat menghantam permukaan tanah berbatu di pintu gerbang desa kelahirannya dengan irama yang bergemuruh sama hebatnya dengan degup di dalam dadanya Setelah bertahun-tahun merantau tenggelam dalam debu kota industri dan berjuang merajut kembali serpihan hatinya yang hancur bersama Sinta di sisinya kini takdir membawanya pulang untuk pertama kalinya Setiap jengkal sudut jalan setapak yang ia lewati mendadak terasa asing sekaligus terlalu akrab memantik kem