Cuplikan Chapter ini
Desau angin pegunungan berhembus pelan menyapu pucuk-pucuk pohon pinus yang menjulang tinggi di kawasan dataran tinggi Dieng membawa serta aroma khas embun pagi dan tanah basah yang menyegarkan Sinar mentari pagi merayap perlahan dari balik barisan bukit memantulkan kilau keemasan di atas permukaan Telaga Warna yang membentang luas bagaikan cermin raksasa alam Di tepian dermaga kayu yang menghadap langsung ke arah danau Rian berdiri sambil mendekap erat putrinya Kirana yang kini telah