Cuplikan Chapter ini
Embusan angin pagi Danau Toba menderu lembut membawa serta aroma air tawar yang berpadu dengan dinginnya kabut putih tebal yang turun dari punggung bukit Barisan Langit di ufuk timur masih menyembunyikan semburat jingganya menyisakan kelam kebiruan yang perlahan memudar di atas permukaan air yang membentang sangat luas Di tepi dermaga kayu yang kini sudah semakin melapuk dimakan usia langkah kaki seseorang berderit pelan memecah kesunyian yang menyelimuti kawasan ParapatArka berdiri te