Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi menembus celah-celah tirai linen putih di kamar tidur lantai dua menyiramkan cahaya keemasan yang hangat ke atas lantai kayu jati Udara pagi berembus lembut membawa aroma kopi arabika yang baru diseduh dari dapur bawah berpadu dengan wangi samar bunga melati yang ditaruh di dalam vas kaca bening di sudut ruangan Langit di luar tampak begitu bersih membentang luas tanpa sepotong awan pun yang berani mengusik birunya Waktu menunjukkan pukul delapan lewat sepuluh menit ketik