Cuplikan Chapter ini
Malam merayap perlahan di atas perbukitan Bandar Lampung membawa serta hawa sejuk pegunungan yang bergesekan lembut dengan dedaunan di pekarangan rumah petak yang kini telah berubah menjadi hunian asri penuh tanaman hijau Di dalam kamar kerja pribadinya yang diterangi temaram cahaya lampu meja berpenutup kain krem Arga duduk bersandar di kursi kayu jati tua Di hadapannya terbentang sebuah buku harian berukuran besar bersampul kulit hitam tebal dengan halaman-halaman kertas tebal berwarna