Cuplikan Chapter ini
Langkah kaki Arya terhenti tepat di tikungan jalan setapak desa yang dikelilingi rimbunnya pohon bambu Suara bising benturan besi deru mesin generator diesel dan riuh rendah suara manusia yang bersahut-sahutan merusak keheningan sore di pedalaman Tapanuli Selatan Jantungnya mendadak berdegup kencang menghantarkan gelombang rasa tidak percaya yang menjalar seketika ke seluruh ujung jemarinya Dari balik celah dedaunan pagar halaman rumah panggung Nurhayati pemandangan yang tersaji di dep