Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Kampung Cempaka perlahan merosot di balik punggung bukit barisan menyapukan bias jingga kemerahan yang memantul di atas permukaan air petak-petak sawah yang baru saja selesai dibajak Angin lembap berhembus pelan membawa aroma khas jerami kering dan asap dapur yang mengepul dari cerobong-cerobong rumah panggung beratap ijuk Di beranda sebuah rumah kayu berukuran luas yang terletak di ujung dusun Raden Bagaswara duduk termenung di atas kursi goyang rotan mendengarkan sayu