Cuplikan Chapter ini
Angin malam pelabuhan lama berembus kencang membawa serta bau amis air laut dan debu besi berkarat yang melekat di kulit Di dalam kamar losmen yang sempit dan berbau lembap Arga duduk membisu di atas kursi kayu usang Di hadapannya sebuah amplop putih bersih bertepi keemasan tergeletak di atas meja kontras dengan permukaan kayu yang terkelupas Cap pos dari ibu kota tercetak jelas di sudut sampulnya mengirimkan hawa dingin yang merambat langsung ke ujung jemari Arga Sejak ia menemukan