Cuplikan Chapter ini
Udara sore Kota Bandar Lampung terasa begitu padat mengepulkan debu jalanan bercampur aroma asap kendaraan yang merayap lambat di sepanjang Jalan Wolter Monginsidi Di bawah naungan langit senja yang mulai menyaput jingga di ufuk barat lalu-lalang manusia bergerak bagai gelombang tanpa henti di trotoar yang basah oleh sisa gerimis siang tadi Di sudut pelataran sebuah kedai kopi bergaya modern yang berdindingkan kaca besar Arga duduk bersidekap mengenakan setelan jas abu-abu arang yang ta