Cuplikan Chapter ini
Lampu neon kuning remang-remang di sudut kedai kopi sederhana pinggir dermaga memantulkan bayangan panjang di atas meja kayu yang permukaannya sudah terkelupas dimakan usia Di seberang meja Kinanti menuangkan air panas dari teko alumunium tua ke dalam dua cangkir seng beralas piring kecil uap putih mengepul tipis membawa aroma kopi robusta lokal yang pekat dan menyengat Perempuan itu mengenakan kaus katun polos berwarna hijau lumut dengan rambut hitam ikal sebahu yang diikat asal mengguna