Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Kampung Cempaka perlahan-lahan tergelincir turun ke balik punggung bukit barisan menyapukan bias cahaya jingga kemerahan yang memantul di atas permukaan air danau kecil yang tersembunyi di balik lebatnya rumpun bambu Di atas dermaga kayu kecil yang mulai rapuh dimakan usia Raden Bagaswara duduk seorang diri dengan lutut ditekuk ke dada memandarkan pandangan kosong ke arah riak air yang bergetar pelan diterpa angin lembap Waktu menunjukkan pukul lima lewat seperempat sore