Cuplikan Chapter ini
Roda pesawat komersial yang ditumpangi Arga berdecit keras saat menghantam landasan pacu Bandara Internasional Radin Inten II Lampung memecah keheningan udara pagi yang diselimuti kabut tipis sisa hujan semalam Di luar jendela kabin hamparan lanskap tanah Sumatra menyambut dengan warna hijau pekat perkebunan dan deretan bukit barisan yang membentang megah di kejauhan Begitu pintu pesawat terbuka dan hembusan udara tropis yang hangat serta lembap menyentuh kulitnya sebuah gelombang nosta