Cuplikan Chapter ini
Desau angin malam berhembus lembut melintasi jendela kaca kamar rumah sakit bersalin yang menghadap langsung ke arah taman kota yang tenang di bawah temaram lampu jalan Suara detik jam dinding di sudut ruangan terdengar begitu ritmis menemani keheningan yang menyelimuti ruangan bernuansa putih bersih tersebut Di atas pembaringan rumah sakit yang dilapisi sprei putih steril Sinta terbaring dengan napas yang masih sedikit tersengal sementara senyum kelelahan namun penuh kebahagiaan tak per