Cuplikan Chapter ini
Pagi BerikutnyaSaat sarapan Okaa-san memperhatikanku diam-diamKau tidur tanyanyaAku tersenyum kecil IyaPadahal tidakSouta Nii-san hanya menghela napas Kalau kau butuh bicaraTidak apa-apa Nii-sanIa berhenti Menatapku lama BaiklahAku tahu dia tidak percaya Tapi aku juga tahu dia memilih menghormati dinding yang kubangunAku harus kuatAku tidak boleh menyeret kesedihanku ke rumah iniMereka sudah kehilangan AyahMereka tidak boleh kehilangan aku jugawalaupun aku su