Cuplikan Chapter ini
Muzaffar terkejut melihat Senara berlutut di hadapan Renji meminta belas kasihan Wajahnya semakin merah padam karena amarah dan rasa malu Nara Bangun Jangan kau rendahkan dirimu di hadapan penjajah seperti dia Biarkan aku selesaikan ini Lebih baik mati terhormat daripada melihatmu berlutut memohon di hadapannya Ia membentak Senara menolak untuk melihat adiknya jatuh serendah ituTapi Senara tidak peduli Ia terus menangis terus memohon pada Renji Renji Kumohon Jangan bunuh d