Cuplikan Chapter ini
Aku menoleh ke arah keranjang Tangan kananku masuk ke dalam saku Lalu tanpa bicara aku menyelipkan sesuatu ke balik anyaman rotan Beberapa tablet obat demam dan penahan nyeriObat untuk pasien demam sindirnya masih dengan nada tajamAku tidak membalas Hanya menatap Nara-chan sekali lagipanjang dalam dan nyaris seperti ucapan maaf yang tak bisa diucapkan Lalu aku membalikkan badan melangkah pergi membiarkan suara hutan menelan jejakkuPertemuan itu selalu meninggalkan bekas