Cuplikan Chapter ini
Darah Ia bisa merasakan kehangatan cairan kental itu mengalir di sisi kepalanya Dingin lalu panas Rasa pusing melandanya napasnya tersengal Ini akhir pikirnya Ini adalah harga yang harus dibayarNamun di tengah kegelapan yang mulai menyelimutinya sebuah wajah muncul Bukan wajah ibunya Bukan wajah Souta Tapi wajah Senara Senyumnya mata yang berbinar penuh kehidupan tangannya yang lembut menyentuh lukanya duluNara-chanIa mengerang berusaha bangkit Tubuhnya menolak Rasa sa