Cuplikan Chapter ini
Renji terdiam lalu menoleh pada Lukas Mata Lukas bisiknya Mata manusia hanya melihat apa yang ada di depannya Mata prajurit melihat apa yang tersembunyi Tadi hanya ada pilihan menghindari perang atau matiLukas menelan ludah Ada begitu banyak pertanyaan yang ingin diajukan bukan tentang perburuan tetapi tentang perang itu sendiriAkhirnya ia bersuara lirih nyaris seperti anak kecil yang bertanyaDalam perang apa semua orang Jepang diajari cara membunuh secepat