Cuplikan Chapter ini
Keheningan menelusup di antara mereka Hujan di luar sudah benar-benar berhenti menyisakan aroma tanah basah yang menyengat Langit Pontianak kini keunguan memudar perlahan seperti lukisan yang dilap saputangan waktuSenara menoleh ke arah Zalya matanya yang tua menatap dalam Ada kerumitan yang tak terhingga di sanarasa sakit penyesalan namun juga jejak-jejak keberanian yang tak pernah padamKisah itu Sayang masih sangat panjang gumam Senara suaranya nyaris berbisik Dan itu aka