Cuplikan Chapter ini
Renji tersenyum malu-malu menggaruk tengkuknya Ini pemberian salah satu anak kampung waktu itu Katanya untuk berburu tupai Aku dulu sering berburu burung kecil saat masih anak-anak di Jepang tapi dengan alat yang berbeda Mengingatkanku pada masa itu Ada kerinduan yang samar di matanyaKau pandai berburu Senara menantang matanya berbinar geliLumayan jawab Renji mencoba memasang wajah serius Ia mengambil kerikil kecil menempatkannya di ketapel dan membidik ke arah dahan