Cuplikan Chapter ini
Mereka tidak bisa berlama-lama Renji bangkit membantu Senara merapikan pakaiannya Wajah Senara masih memerah namun ada ketenangan yang terpancar dari matanya seolah jiwanya baru saja menemukan kedamaian Renji sendiri tampak lebih tenang meskipun senyum tipis masih terukir di bibirnya senyum seorang pria yang baru saja menemukan harta karun terbesarnyaMereka menyelinap kembali ke pesta ketika suasana mulai mereda namun masih cukup ramai Musik masih mengalun beberapa orang masih men