Cuplikan Chapter ini
Senara mendongak pandangannya basah oleh genanganAku masih di sini masih bernapas Semua karena kau tidak pernah menyerah Renji tersenyum meyakinkan kalau semua baik-baik sajaAir mata Senara makin deras Ia menggelengkan kepala seakan menolak kalimat itu Itu bukan karenaku tapi karena kau terlalu keras kepala untuk mati Kalau aku tak ada kau tak perlu menghadapi bahaya seperti iniRenji tersenyum lalu menunduk sedikit kembali mengecup lembut ubun-ubunnyaBodoh bisik Renj