Cuplikan Chapter ini
Dengan nafas berat Renji meraih katana itu Tangannya mengusap gagang yang penuh goresan lalu memegangnya dengan kedua tangan Ia menunduk dalam mempersembahkannya ke arah Apa BujangIni satu-satunya senjataku Pistolku sudah tak berguna pelurunya habis Jika aku menyerahkannya aku hanya manusia biasa Tapi demi dia aku akan lakukanApa Bujang menerima katana itu Berat logamnya seakan jadi saksi Ia mengangguk tipis Mulai hari ini kami akan mengawasi kalian Jika kau berkhian