Cuplikan Chapter ini
Para tetua keluar dengan wajah tegang namun lebih terarah Warga segera bergerombol menunggu kabarRenji tidak ikut berhenti di tengah kerumunan Ia berjalan lurus Lukas Ero dan Jau segera menyusulnya Mereka berhenti di sebuah sudut teduh di belakang rumah RadakngSensei bisik Lukas apa yang harus kami lakukanRenji menatap mereka bergantian suaranya rendah namun tegasLukas kau tetap di sisiku Jadi tangan kananku Kau yang pastikan semua lelaki lain mengikuti arahan para tetua