Cuplikan Chapter ini
Suatu sore saat Renji sedang sibuk mengukir patung kecil di teras Senara menghampirinya Haruki sedang tidur di ayunan dan suasana pondok sedang heningSenara mengambil posisi di samping Renji menyandarkan kepalanya ke bahu pria itu Ia melihat hasil ukiran Renji lalu dengan iseng ia mulai bergumamOhayou gozaimasu bisik Senara dengan logat Melayu yang kental dan sedikit dibuat-buatRenji terkejut hampir menjatuhkan pahatnya Ia menoleh cepat ke arah Senara lalu tertawa terbaha