Cuplikan Chapter ini
Renji membeku di tempat Matanya memerah tapi ia tak berbalikIa hanya menjawab pelan Kau boleh menyebutnya apa pun yang kau mau Tapi di setiap hela napasnya dia akan tahu bahwa darahku akan selalu mencintaimuLalu ia berjalan pergi tanpa menoleh Kembali ke markas untuk mengemban tugas sekaligus hukumannyaDan Senara berdiri di sana Diam Tapi air matanya jatuh tanpa suaraFajar yang merekah tak pernah terasa sesepi ituRenji melangkah gontai kembali ke markas tubuhnya terasa