Cuplikan Chapter ini
Senara mengerang samar kelopak matanya bergetar Ia mencoba membuka mata pandangannya masih kabur namun ia bisa merasakan pelukan hangat yang mengelilinginya Ia mendengar suara Renji dan untuk sesaat ia merasa aman Ia hanya mengangguk samar terlalu lemah untuk melawan atau bertanyaRenji menggendong Senara di punggungnya persis seperti yang Muzaffar lakukan Tubuh Senara ringan jauh lebih ringan dari yang ia duga namun beban tanggung jawab terasa berat di pundaknya Ia merasakan pa