Cuplikan Chapter ini
Matahari senja perlahan-lahan merosot turun ke balik punggung bukit kapur membiaskan cahaya keemasan yang hangat dan lembut ke seluruh penjuru pekarangan rumah kayu berarsitektur tradisional yang dikelilingi oleh rimbunnya pohon kenari serta kebun kopi yang tertata asri Udara sore hari itu membawa serta aroma basah tanah pegunungan yang menenangkan berpadu dengan harumnya bunga melati putih yang merambat di tiang teras serta wangi ubi rebus yang mengepul dari dapur belakang Di atas sebuah