Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi di lereng bukit selatan baru saja merayap naik menyapukan bias cahaya keemasan di atas hamparan daun-daun kopi yang basah oleh embun malam Udara desa terasa begitu segar dipenuhi oleh aroma tanah basah dan wangi khas bunga kopi yang sedang mekar di musimnya Di teras rumah panggung kayu berukir sederhana milik keluarganya Raina duduk bersila di atas tikar pandan sambil memegang sebuah nampan berisi cangkir-cangkir tanah liat berisi kopi hitam panas Suasana di sekitar rumah