Cuplikan Chapter ini
Lampu meja belajar di sudut kamar apartemen lantai tiga puluh lima itu memancarkan cahaya kuning temaram menciptakan bayangan panjang yang jatuh di atas tumpukan naskah skenario yang berserakan tidak beraturan Jam dinding digital di atas televisi menunjukkan pukul dua malam lewat empat belas menit saat dering ponsel di atas nakas memecah keheningan ruangan dengan suara getaran yang berisik Raina yang sedang memijat pelipisnya karena migrain akibat bekerja di depan layar komputer selama em