Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi baru saja merayap naik menembus sela-sela dedaunan kopi di lereng bukit selatan menyapukan bias cahaya kuning keemasan yang hangat ke atas hamparan pekarangan rumah panggung keluarga Aryo dan Raina yang kini tampak semakin asri dan hidup Di dalam kamar utama yang beraroma harum minyak telon bayi dan bedak lembut suasana terasa begitu sibuk penuh kehangatan serta diwarnai oleh suara tangisan kecil yang renyah dari seorang bayi laki-laki berusia tiga bulan yang sedang menggel