Cuplikan Chapter ini
Matahari sore baru saja merayap turun di balik jajaran gedung perkotaan ibu kota yang padat memantulkan cahaya jingga kemerahan pada kaca-kaca jendela stasiun kereta api sentral yang dipadati ribuan calon penumpangnya Di dalam ruang tunggu loket pemesanan tiket yang berdengung bising oleh pengumuman keberangkatan kereta antarkota Aryo berdiri terpaku di depan mesin Anjungan Tiket Mandiri dengan jemari yang sedikit gemetar di atas layar sentuh Suasana di sekitar stasiun terasa begitu riuh