Cuplikan Chapter ini
Matahari perlahan bergeser ke barat menumpahkan cairan jingga keemasan yang meleleh di atas langit Kota Solo Pukul 1745 WIB udara sore di pekarangan rumah Raina terasa begitu sejuk dibelai angin basah yang berhembus pelan dari arah sawah-sawah hijau di ujung kampung Di teras depan Raina duduk di atas kursi kayu jati tua sambil memangku sebuah buku sketsa bersampul cokelat Di sampingnya secangkir teh poci tanah liat yang mengepulkan uap tipis aroma melati tersusun rapi di atas meja ke