Cuplikan Chapter ini
Hujan gerimis merata menyelimuti genting-genting rumah penduduk di dusun lereng Merbabu membungkus malam dalam selimut kesunyian yang basah dan dingin Di dalam kamar sederhananya yang berdinding bilik bambu dan berlantaikan plester semen kasar Raina terbaring lemah di atas ranjang kayu beralaskan kasur kapuk tipis Selimut tebal berwarna hijau pudar membalut tubuhnya yang menggigil hebat diserang demam tinggi sejak tiga hari lalu Napasnya terdengar memburu berat dan tersengal-sengal di