Cuplikan Chapter ini
Cahaya lampu meja belajar yang temaram memantulkan bayangan panjang di dinding kamar apartemen Raina yang sunyi sementara rintik hujan malam mulai mengetuk-ngetuk kaca jendela dengan irama yang konstan dan menenangkan Di luar sana hiruk-pikuk lampu kendaraan ibu kota tampak buram tertutup basah air hujan menciptakan kontras yang tajam dengan keheningan di dalam ruangan berukuran sedang tersebut Aryo duduk bersandar di sofa empuk berwarna abu-abu menatap cangkir teh chamomile hangat yang