Cuplikan Chapter ini
Langit di atas lereng Gunung Merbabu malam itu terbentang luas bagaikan permadani hitam legam yang bertaburkan jutaan butir permata berkilauan memancarkan cahaya perak lembut yang menyelimuti seluruh dusun dalam keheningan yang magis Udara pegunungan turun hingga titik yang cukup menusuk tulang membawa aroma khas getah pinus tanah basah sehabis gerimis sore dan wangi daun cengkih yang mengering di halaman rumah warga Di teras belakang rumah kayu berukuran sedang milik keluarga Raina du